Bacaan - Tawasul Singkat Nu Upd
Bacaan ini tergolong pendek dan mudah dihafal, serta bisa dibaca kapan saja (setelah shalat fardhu, sebelum berdoa, atau acara khusus seperti tahlilan). 1. Membaca Shalawat Nariyah / Shalawat Nabi (3x) Biasanya diawali dengan shalawat untuk memohon keberkahan. Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammadin shalaatan tunjiinaa bihaa min jamii'il ahwaali wal aafaat, wa taqdii lanaa bihaa jamii'al haajaati, wa tuthahhirunaa bihaa min jamii'is sayyi-aat, wa tarfa'unaa bihaa 'indaka a'lad darajaati, wa tuballighunaa bihaa aqshal ghaayaati min jamii'il khairaati fil hayaati wa ba'dal mamaati, innaka 'alaa kulli syai-in qadiir. (Atau versi pendek: Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad)
Berikut adalah panduan yang biasa diamalkan untuk mengirimkan pahala kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, para ulama, dan orang tua/keluarga yang telah wafat. bacaan tawasul singkat nu
Kemudian sebut nama-nama yang ingin dikirimkan doa, misalnya: "Ilaa hadhrati walidayya (kepada kedua orang tuaku), wa ilaa hadhrati (sebut nama, misal: Bapak H. Ahmad, Ibu Siti, dan seluruh keluarga yang telah wafat)... lahumul faatihah." Lalu baca sekali lagi. Bacaan ini tergolong pendek dan mudah dihafal, serta
Kemudian baca : Bismillaahir rahmaanir rahiim. Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. Arrahmaanir rahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathalladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim wa ladhaallin. Aamiin. 3. Membaca Surat Al-Ikhlas (3x) Biasanya dibaca 3 kali, lalu dilanjutkan Al-Falaq, An-Naas, dan Ayat Kursi (boleh disingkat cukup Al-Ikhlas 3x). Qul huwallaahu ahad. Allaahush shamad. Lam yalid wa lam yuulad. Wa lam yakul lahuu kufuwan ahad. 4. Tawasul Khusus untuk Orang Tua dan Keluarga yang Wafat Setelah bacaan di atas, hadiahkan pahala kepada orang tua, guru, atau keluarga yang telah meninggal. Ahmad, Ibu Siti, dan seluruh keluarga yang telah wafat)